Senin, 09 April 2012

Riedl: Tak Ada Diskriminasi Untuk Timnas

Alfred Riedl memiliki syarat untuk PSSI versi KLB sebelum menangani Timnas Indonesia senior. Peracik strategi asal Austria itu meminta tidak ada diskriminasi dalam seleksi pemain.

Dualisme kompetisi dan kepengurusan yang saat ini menerpa PSSI berbuah pada pelarangan pemain Indonesia Super League (ISL)untuk tampil bersama timnas. Meski mendapat kecaman dari berbagai pihak, PSSI tetap menjalankan keputusan tersebut.

Riedl mengaku tidak pernah ketinggalan informasi soal permasalahan yang menyelimuti sepak bola Indonesia saat ini. Dirinya pun menyambut baik wacana ketua umum PSSI versi KLB, La Nyalla Mattalitti, yang menyatakan baju timnas 'Garuda' boleh dikenakan oleh semua warga Indonesia.

"Harus. Itu adalah keharusan. Karena pelarangan itulah kita (sepakbola Indonesia) berada dalam masalah saat ini. Kita harus bersatu kembali."
"Kita harus mencari pemain terbaik dari manapun untuk timnas. Tak ada diskriminasi," ucap Riedl.

Selain menjanjikan kembalinya Alfred Riedl ke kursi pelatih tim senior, La Nyalla juga akan memplot Rahmad Darmawan kembali di posisi timnas U-23.

Ditanya menyangkut hal tersebut, ketua Badan Tim Nasional, Iman Arif, menyatakan belum bisa mengungkapkan mekanisme pemanggilan RD.

"Kita akan berbicara dengan Ketua Umum dulu. Ketua yang punya kebijakan karena kepengurusan baru terbentuk. Nanti kalau sudah dapat keputusan akan langsung dilaksanakan oleh manajemen tim," kata Iman.

"Tapi, sekarang kami fokus dalam memberi kesempatan Alfred untuk melakukan pencarian pemain untuk membentuk tim nasional.

Secepatnya Riedl akan bekerja, kalau bisa besok, ya besok," ucap Iman.

© VIVAbola

Tidak ada komentar: