Senin, 07 Mei 2012

Ferry Akumulasi Kartu, SFC Bawa 3 Penjaga gawang ke Papua

Akibat akumulasi kartu kuning yang diterima Ferry Rotinsulu, Sriwijaya FC terpaksa membawa tiga penjaga gawang dalam tur Papua menghadapi Persidafon Dafonsoro, Senin (14/5) dan Persiram Raja Ampat, Kamis (17/05). Ferry Rotinsulu tetap dibawa serta ke Papua bersama Rivki Mokodompit dan Andi Irawan.

Pelatih kepala Sriwijaya FC Kas Hartadi mengatakan, menghadapi Persidafon, pihaknya akan menurunkan Rivki Mokodompit sebagai starter dan Andi Irawan sebagai cadangan, sementara saat menghadapi Persiram, Ferry dan Rivki akan diturunkan. ”Ferry tidak bisa turun menghadapi Persidafon akibat akumulasi kartu kuning, karena itulah kita bawa tiga penjaga gawang, karena Ferry dipersiapkan lawan Persiram” kata Kas Hartadi.

Akumulasi kartu diterima Ferry setelah dia mendapat kartu kuning kedua saat Sriwijaya FC mengalahkan PSAP Sigli 3-1, Minggu (6/5) malam. Ferry mendapat kartu kuning pada menit ke-80 akibat mengganjal striker PSAP Camara di dalam kotak penalti serta melakukan protes yang berlebihan kepada wasit. Sementara kartu kuning sebelumnya diterima Ferry saat Sriwijaya FC menjamu Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Selain Ferry, pemain belakang Sriwijaya FC lainnya, Mahyadi Pangabean, juga akan absen akibat akumulasi kartu kuning.” Saat menghadapi Persidafon kita akan kehilangan dua pemain. Namun, saya sudah siapkan penggantinya. Untuk Ferry ada Rivki Mokodompit sementara posisi Mahyadi bisa diisi Septia Hadi,” kata Kas Hartadi.

Menurut Kas Hartadi, Sriwijaya FC akan bertolak ke Papua pada 10 Mei.” Kita berangkat 10 Mei, karena perjalanan ke Papua jauh dan melelahkan. Dengan berangkat lebih awal, kita punya cukup waktu istirahat di sana,” kata Kas Hartadi.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi Persidafon dan Persiram, Sriwijaya FC langsung menggeber latihan sore ini di Jakabaring. ”Pemain yang tidak tampil dan tidak tampil penuh saat menghadapi PSAP akan latihan seperti biasa sore ini,” ujar Kas hartadi.

Sementara itu, manajemen Sriwijaya FC menyambut baik surat dari PT Liga Indonesia yang memberitahukan kalau laga antara Persidafon Dafonsoro dan Sriwijaya FC di Stadion Barnabas Youwe Papua, Senin (14/5), pukul 15. 30 WIB, dan disiarkan secara langsung oleh ANTV.

Surat kepastian laga Persidafon menghadapi Sriwijaya FC disiarkan secara langsung oleh ANTV diterima manajemen Sriwijaya FC, Jumat (27/04) lalu. ”Kita ucapkan syukur Alhamdulillah, karena ini untuk pertama kalinya pertandingan Sriwijaya FC di tanah Papua disiarkan secara langsung,” kata direktuk teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin.

Karena itulah, Hendri Zainuddin bersama manajemen, pemain, dan pelatih menyambut gembira surat dari PT Liga Indonesia ini. ”Ini sangat bagus, bukan hanya untuk kita, tetapi juga Persidafon. Sebab apapun itu, jika pertandingan disiarkan secara langsung akan menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan atau paling tidak bisa diminimalisir. Sebab, suporter, fans, masyarakat Sumsel, dan penonton di seluruh Indonesia bisa melihat langsung kinerja wasit di lapangan dan juga bisa menilai permainan kedua tim,” kata Hendri Zainuddin.

Menurut Hendri, harus diakui lawatan ke Papua adalah laga berat bagi Sriwijaya FC. Tetapi lebih berat lagi jika tidak disiarkan secara langsung. “ Makanya, surat dari PT Liga Indonesia ini merupakan kabar gembira," ujarnya.

Komentar sama diungkapkan sekum PT SOM Faisal Mursyid. Menurutnya, dengan disiarkan secara langsung, seluruh masyarakat dan pecinta Sriwijaya FC bisa menyaksikan secara langsung perjuangan Kieth Kayamba dkk di tanah Papua. “Kita menyambut baik surat dari PT Liga Indonesia, karena kita bisa menyaksikan langsung laga Sriwijaya FC menghadapi Persidafon dari layar kaca televisi,” kata Faisal Mursyid. (gk-42)

@goal.com

Tidak ada komentar: