Selasa, 03 April 2012

FR 12 Tak Percaya Gawangnya di Bobol HZ, Dirtek PT SOM

USAI pemanasan dan latihan intensif pemain Sriwijaya FC mengikuti fun games yang digelar Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainudin, di penghujung latihan pedana Sriwijaya FC, di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (1/4).

Hendri menyiapkan bonus Rp5 juta. Dengan syarat, bonus diberikan kepada pemain, jika lima kiper SFC, Ferry Rotinsulu, Rifky Mokodomvit, Andi Irawan, dan Tri Goestoro serta Kayamba yang memiliki skill sebagai kiper, bisa menahan penaltinya.
Sebaliknya, jika kalah, gagal, maka seluruh para pemain harus patungan memberinya Rp5 juta.

Games dimulai, Ferry maju sebagai kiper pertama. Pemain berjuluk si Laba-laga, karena piawai membaca dan menahan tendangan penalti ini bersiap-siap. Ia terlihat santai, namun di luar dugaan, Ferry salah antisipasi, dia melayang ke kanan, sementara tendangan Hendri meluncur ke kiri gawang. Ferry pun tidak percaya gawangnya kebobolan. Kedudukan pun 1-0.

Selanjutnya, giliran kiper kedua Rifky Mokodomvit, kali ini Hendri yang gagal. Rifky bisa mengamankan tendangannya. Pemain pun bersorak, karena kedudukan 1-1. Selanjutnya, kiper ketiga, Andi Irawan yang maju, Hendri kembali gagal. Kedudukan pun 2-1.
 
Pemain pun makin sumringah karena mereka unggul 2-1. Sayang, kiper keempat, Tri Goestoro gagal, tendangan chips Hendri tidak mampu dihalaunya. Kedudukan pun menjadi 2-2. Suasana pun tegang, ketika kiper kelima Kayamba yang terkenal tangkas ambil bagian. Seluruh pemain termasuk pelatih Kas Hartadi memberinya support. Sedangkan Hendri terlihat santai. Anggota DPRD Banyuasin ini, harus melepas sepatunya agar tendangan lebih keras. Kiper Indra Yadi pun turun tangan memberi instruksi."Jangan bergerak Gumbs," ujarnya.
 
Namun, hups...bola meluncur ke sudut kiri atas sementara Kayamba sedikit terlambat bergerak dan gool...kedudukan 2-3 untuk Hendri."Kita kalah, dari mana pak Hendri belajar," jelas Kayamba tersenyum kecut.

Pemain memang kalah, namun Hendri tetap memberikan Rp5 juta kepada pemain. Gumbs dkk lega karena mereka tidak jadi patungan."Ini kami pikir bagus," ujarnya.

Pelatih Kas menilai, fun games sebagai bentuk kedekatan dan keakraban pemain, pelatih, dan pemain."Inilah salah satu spirit bagi kami," jelas Kas.

Sementara Hendri yang dimintai komentarnya mengaku sudah lama tidak bersua dan bercanda dengan pemain pasca liburan. Fun games sebagai bentuk silaturahmi dan menjaga kedekatan.
"Karena ini latihan perdana, saya pikir sudah lama kami tidak bertemu dan silaturahmi. Mereka adalah pemain, teman, sahabat, dan adik bagi saya," urai Hendri.

@hendrizainuddin.com

Tidak ada komentar: