Jumat, 23 Maret 2012

AFC Rekomendasi FIFA untuk Perpanjang Deadline untuk PSSI


Komite Eksekutif AFC akan merekomendasi FIFA supaya memberi tambahan waktu untuk PSSI menyelesaikan masalah dualisme kompetisi di Indonesia.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin yang sedang berada di markas AFC di Kuala Lumpur, untuk mengikuti rapat Komite Eksekutif badan sepakbola Asia tersebut.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya FIFA memberi tenggat waktu kepada PSSI sampai 21 Maret untuk menuntaskan urusan "the breakaway league" (baca: Indonesian Super League/ISL), yang tetap bergulir meskipun PSSI menjalankan Indonesian Premier League (IPL).

Keberadaan Djohar di Kuala Lumpur juga untuk melaporkan hasil kongres tahunan PSSI di Palangkaraya minggu lalu, yang antara lain mengakui keberadaan ISL, dan siap menerima kembali klub-klub ISL dengan tawaran lima solusi.

Dalam pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Djohar menyebutkan bahwa Komite Eksekutif AFC dengan suara bulat menyetujui untuk merekomendasi FIFA soal perpanjangan deadline tersebut.

"Rekomendasi itu akan menjadi salah satu bahan diskusi FIFA dalam pertemuan komite asosiasi pada 26 Maret mendatang," demikian Djohar.

Dalam situs resmi AFC juga disebutkan bahwa "the members discussed at length the situation in the PSSI (Indonesian Football Association) and expressed their great concern."

Keputusan lain dari rapat tersebut yang menyangkut Indonesia adalah mengganti Dali Taher dengan Bob Hippy di Komite untuk Kompetisi Muda AFC (Organising Committee for AFC Youth Competitions).

@detiksport

Tidak ada komentar: